Belajar Bersama di POLRES Jepara dan Pusat Makanan Tradisional Horog-horog
Ditulis oleh admin, dipublikasi pada 26 November 2024 dalam kategori Ruang KegiatanBelajar Bersama di Polres dan Pusat Produksi Horok-Horok
Pada hari Selasa, 12 November 2024 siswa-siswi Sekolah Dasar Unggul Terpadu Bumi Kartini mengikuti kegiatan outing yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman belajar di luar kelas. Kegiatan ini menggabungkan dua tema pembelajaran, yaitu pendidikan keselamatan berlalu lintas sebagai penerapan Bahasa Indonesia bertema “Berhati-hati di Mana Saja,” dan pembelajaran tentang kearifan lokal sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Belajar Keselamatan Berlalu Lintas di Polres
Kegiatan outing dimulai dengan kunjungan ke Polres, di mana siswa mendapatkan pengetahuan mengenai keselamatan di jalan raya. Di bawah bimbingan IPDA Hariyono, S.H., dan Briptu Maya Anugrahningasih, siswa diajak belajar mengenai berbagai rambu-rambu lalu lintas yang harus dipahami dan diikuti oleh semua pengguna jalan. Para siswa mendengarkan dengan antusias saat dijelaskan pentingnya berhati-hati saat berada di jalan raya, baik sebagai pejalan kaki, pengendara sepeda, maupun sebagai penumpang. Materi ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak, dilengkapi dengan berbagai contoh kasus sehari-hari.
Setelah mengenal rambu-rambu lalu lintas, siswa diajak berkeliling kantor Polres. Selama berkeliling, mereka melihat langsung beberapa fasilitas dan kegiatan yang ada di kantor polisi, seperti ruang pelayanan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Belajar Proses Pembuatan Horok-Horok, Kearifan Lokal Jepara
Setelah mengunjungi Polres, siswa melanjutkan perjalanan ke desa Menganti untuk belajar tentang horok-horok, makanan tradisional khas Jepara. Siswa diajak ke pusat produksi horok-horok milik Ibu Fidhoh, seorang pengrajin lokal yang telah berpengalaman dalam pembuatan makanan ini. Kunjungan ini merupakan bagian dari tema P5 kearifan lokal, di mana siswa diajarkan untuk mencintai dan menghargai produk lokal daerah mereka.
Di pusat produksi horok-horok, siswa diperkenalkan pada bahan-bahan alami yang digunakan dalam pembuatan horok-horok, seperti tepung jagung yang diproses dengan cara tradisional. Mereka diajak melihat proses pembuatan mulai dari pengolahan tepung hingga proses pencetakan dan pengukusan. Para siswa antusias mengamati dan bahkan berkesempatan mencoba beberapa tahap produksi di bawah bimbingan Ibu Fidhoh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami nilai-nilai keselamatan berlalu lintas, tetapi juga belajar menghargai budaya dan kearifan lokal yang ada di sekitar mereka. Mereka pulang dengan pengalaman baru, pengetahuan yang lebih mendalam, dan tentunya dengan membawa cerita menarik yang akan mereka kenang dan bagikan dengan teman serta keluarga.
Informasi Lainya
“Tasmi’ Juz 1 dan Juz 30 SDUT Bumi Kartini”
Ditulis oleh admin
Jepara-SDUT Bumi Kartini kembali menunjukan komitmenya dalam membina generasi Qur’ani dengan melaksanakan kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an Juz…
“Kemah Jambore Dabin SDUT Bumi Kartini”
Ditulis oleh admin
Jepara, 29 Agustus 2025-Siswa siswi SDUT Bumi Kartini menunjukan semangat kebersamaan dan jiwa kepramukaan tang tinggi…
“Seleksi Tim UKS Periode 2025/2026”
Ditulis oleh admin
Dalam rangka meningkatkan peran siswa dalam membudidayakan hidup dan sehat di lingkungan sekolah. Rabu, 6 Agustus…
Selengkapnya
Ruang Kegiatan
“Tasmi’ Juz 1 dan Juz 30 SDUT Bumi Kartini”
18 September 2025
“Kemah Jambore Dabin SDUT Bumi Kartini”
16 September 2025
“Seleksi Tim UKS Periode 2025/2026”
15 August 2025